Kamis, 28 November 2019

BAB III


BAB III
METODE LAPORAN KASUS

A.       Jenis Laporan Kasus
Jenis laporan kasus yang digunakan adalah study penelaahan kasus (case study). Study kasus dilakukan dengan cara meneliti suatu permasalahan melalui suatu kasus yang terdiri dari unit tunggal. Unit tunggal di sini dapat berarti satu orang, sekelompok penduduk yang terkena suatu masalah, misalnya keracunan, atau sekelompok masyarakat di suatu daerah. Unit yang menjadi kasus tersebut secara mendalam dianalisis baik dari segi yang berhubungan dengan keadaan kasus itu sendiri, faktor-faktor yang mempengaruhi, kejadian-kejadian khusus yang muncul sehubungan dengan kasus, maupun tindakan dan reaksi kasus terhadap suatu perlakuan atau pemaparan tertentu. Meskipun di dalam studi kasus ini yang diteliti hanya berbentuk unit tunggal, namun dianalisis secara mendalam, meliputi berbagai aspek yang cukup luas, serta penggunaan teknik secara integratif.
(Notoatmodjo, 2014, h. 47).
                                                                                                                                                                                                                                  Dalam kasus ini jenis penelitian yang digunakan peneliti dalam laporan tugas akhir ini adalah satu orang yaitu Ny. A umur 36 tahun G3P2A0 usia kehamilan 34 minggu 1 hari di PMB Martini, Amd.Keb Bandar Lampung tahun 2019.



B.       Lokasi dan Waktu
Lokasi dan waktu yang digunakan untuk memberikan asuhan kebidanan Cotinuity Of Care terhadap Ny. A umur 36 tahun.

NO
Tanggal
Waktu
Tempat
Ket

1.

24-12-2018
17.00 wib
PMB Martini, Amd.Keb
ANC I
2.

08-01-2019
16.40 wib
PMB Martini, Amd.Keb
ANC II
3.

15-01-2019
17.00 wib
PMB Martini, Amd.Keb
ANC III
4.
17-01-2019
01.00 wib
PMB Martini, Amd.Keb
INC
5.

17-01-2019
08.00 wib
PMB Martini, Amd.Keb
PNC I
6.

23-01-2019
17.00 wib
PMB Martini, Amd.Keb
PNC II
7.

31-01-2019
17.00 wib
PMB Martini, Amd.Keb
PNC III
8.

01-03-2019
17.00 Wib
PMB Martini, Amd.Keb
PNC IV


C.       Subyek laporan kasus
Subjek (responden) adalah orang yang paling tahu tentang dirinya sendiri. (Sugiyono, 2016, h.194).
Subyek asuhan kebidanan countinuity of care ini adalah Ny. A umur 36 tahun G3P2A0 usia 36 tahun kehamilan 34 minggu 1 hari dengan preeklampsia ringan.

D.       Instrumen Laporan Kasus
Instrumen adalah alat-alat yang akan digunakan untuk pengumpulan data (Notoadmodjo, 2014, h.87).
Instrumen yang digunakan untuk mendapatkan data adalah Format asuhan kebidanan ibu hamil, ibu bersalin, nifas dengan 7 langkah varney. Ada alat-alat yang digunakan dalam melakukan pemeriksaan TTV , pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratorium. Alat-alat yang digunakan dalam melakukan asuhan persalinan normal dan partograf,  dan leaflet (terlampir).

E.       Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis yaitu:
1.      Data Primer
a.       Wawancara
Wawancara adalah suatu metode yang dipergunakan untuk mengumpulkan data dimana penelitian mendapatkan keterangan atau informasi secara lisan dari seseorang sasaran penelitian (responden), atau bercakap-cakap berhadapan dengan orang tersebut (face to face). (Notoadmodjo, 2014, h.139).
Anamnesa dilakukan dengan cara :
1.   Auto anamnesis
Adalah anmanesis yang dilakukan kepada pasien langsung jadi data yang diperoleh data primer, karena langsung dari sumbernya.
2.   Allo anamnesis
Adalah anamnesis yang dilakukan kepada keluarga pasien untuk memperoleh data tentang pasien. Ini dilakukan pada keadaan darurat ketika pasien tidak memungkinkan lagi untuk memberikan data yang akurat (Sulistyawati, 2013,h.180).
Pada Laporan Kasus ini penulis menggunakan auto anamnesis karena anamnesa dilakukan secara langsung kepada pasien.
b.    Pemeriksaan Fisik
Pemeriksaan fisik merupakan skrining dini terhadap kelainan pada ibu hamil dan janin sehingga penanganan dapat segera dilaksanakan untuk meminimalkan komplikasi. Pemeriksaan fisik ibu hamil, ibu bersalin dan ibu nifas dilakukan secara head to toe (kepala hingga kaki).
c.    Observasi/Pengamatan
Pengamatan adalah suatu prosedur yang berencana, yang antara lain meliputi melihat, mendengar, dan mencatat sejumlah dan taraf aktivitas tertentu atau situasi tertentu yang ada hubungannya dengan masalah yang diteliti (Notoatmodjo, 2014, h.131).
Observasi pada Laporan Tugas akhir ini dilakukan pada kehamilan menggunakan buku KIA, dan pada persalinan menggunakan partograf untuk memantau kemajuan persalinan.

2.   Data sekunder
a.    Study pustaka
Study kepustakaan merupakan kegiatan penelitian yang dilakukan oleh peneliti dalam rangka mencari landasan teori dari permasalahan penelitian. Dua macam pustaka yang dapat dijadikan bahan pustaka dalam penelitian, diantaranya pustaka primer merupakan daftar bacaan dari hasil penelitian atau studi pustaka yang diperoleh dari jurnal penelitian atau jurnal ilmiah. Dan pustaka sekunder yang pustaka yang diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, teks, indeks, ensiklopedia, dan lain-lain. ( Hidayat, 2014:40)
Studi kepustakaan yang digunakan  oleh peneliti pada laporan tugas akhir ini adalah pustaka primer berasal dari jurnal dan pustaka sekunder yang berasal dari buku.
b.    Study dokumentasi
Study dokumentasi merupakan metode pengumpulan data dengan cara mengambil data yang berasal dari dokumentas asli. Dokumen asli tersebut dapat berupa gambar, tabel atau daftar periksa dan film dokumenter (Hidayat, 2014, h.90).
Dalam laporan tugas akhir ini penulis menggunakan study dokumentasi dengan cara mengambil data yang berasal dari buku KIA

F.     Tri Anggulasi Data
Triangulasi data adalah diartikan sebagai teknik pengumpulan data yang bersifat menggabungkan dari berbagai teknik pengumpulan data dan sumber data yang telah ada. Bila peneliti melakukan pengumpulan data dengan triangulasi, maka sebenarnya peneliti mengumpulkan data yang sekaligus menguji kredibilitas data dari berbagai sumber data.
Triangulasi teknik berarti peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda-beda untuk mendapatkan data dari sumber yang sama. Peneliti menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk sumber data yang sama secara serempak (Sugiyono, 2016, h.241).
Pada laporan tugas akhir ini penulis melakukan cross check kebenaran data atau validasi data yang dilakukan terhadap Ny. A dan suami Ny. A dan bidan yang memerika Ny. A .
G.     Etika penelitian
Etika penelitian adalah suatu pedoman yang berlaku untuk setiap kegiatan penelitian yang melibatkan antara pihak peneliti, pihak yang diteliti (subjek penelitian) dan masyarakat yang akan memperoleh dampak hasil penelitian tersebut (Notoatmodjo, 2014,h.202).
Etika penelitian merupakan masalah yang sangat penting dalam penelitian berhubungan langsung dengan manusia maka segi etika penelitian harus diperhatikan antara lain sebagai berikut :
a.     Inform consent (lembar persetujuan menjadi responden)
Lembar persetujuan diberikan pada subjek penelitian, peneliti menjelaskan maksud dan tujuan penelitian yang akan dilakukan serta manfaat penelitian yang akan dilakukan.
b.    Anonymity (tanpa nama)
Untuk menjaga kerahasiaan subjek penelitian, peneliti tidak mencantumkan nama pada lembar pengumpulan data cukup dengan inisial dan memberi nomor atau kode pada masing-masing lembar tersebut.
c.     Confidentiality (kerahasiaan)
Kerahasiaan semua informasi yang diperoleh dari subjek penelitian dijamin oleh peneliti hanya kelompok data tertentu saja yang akan disajikan atau di laporkan  pada hasil penelitian.Dalam penelitian ini, penulis terlebih dahulu meminta izin di Klinik Surya Medika untuk melakukan penelitian terhadap Ny. A disini penulis meminta izin kepada Ny. A  sebelum melakukan penelitian seperti asuhan mulai dari hamil, bersalin, sampai nifas.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar